Skip to content

Night Rider to Tanah Lot

May 3, 2011

goal: Tanah Lot

Kata sambutan “hai, aku mulai ngeblog lagi lo…” basiiii😀, tetapi itulah kenyataannya. Terakhir ngeblog tgl 24 Maret 2010, sungguh -sungguh tidak uptodate…

Mesepedaan alias bersepeda… ya topik yang pengen sekali aku angkat dari setahun kemarin di dewarama blog tapi apa daya niat menulis sirna oleh waktu yang kadang mengharuskan aku mengerjakan hal yg lebih penting seperti nyuci sepeda, nonton film dikamar kesayangan sampai membalas comment di status fb yg paling banyak 10 comment itupun aku mendominasi setengahnya😀

“Bu, aku gowes dulu ya”, “Kemana?”, “Tanah Lot bu”, “Apa???????”, percakapan ini rata-rata dialami pasukan gowesku yang tidak jelas jumlahnya. Keluarga mereka seakan tidak percaya dengan kegiatan yang diambil anak-anaknya, jangankan gowes rute tanah lot, lupa minum susu pun mereka kadang diomelin habis-habisan😀.

Ya Tanah lot, sekali lagi Tanah lot… Rute terpanjang saat ini yang pernah kita tempuh, ubud kedua, Kuta ketiga dan renon selanjutnya. Tanah Lot adalah Objek Wisata yang terletak di kabupaten Tabanan Bali sekitar 22 km dari Kota Denpasar atau sekitar 30-40 menit ditempuh dengan sepeda motor. Tetapi diluar dugaan waktu itu sekarang kita tempuh dengan bersepeda. Sungguh pengalaman yang mengasikkan dan tambah mengasikkan saat menginjakkan roda sepeda kita pertama kali di objek yang terkenal dengan Puranya yang indah.

Awalnya (*karena kata partama dilarang😀) dari Denpasar kita akan berangkat ber-5 aku,oka,coblet,acoen, dan piko rencana awal berangkat jam 4 sore menuju daerah Canggu untuk menjemput semara.  Tetapi rencana tinggalah rencana piko dan acoen batal bergabung yang belakangan baru aku tau Piko batal karena sibuk mensortir G-String dagangan pacarnya dan Acoen mempersiapkan kawinan saudara dimana dia sibuk bagiin aqua untuk undangan adat😀. Jam pun molor rencana jam 4 ternyata baru berangkat jam setengah 5. Tapi aku, oka dan coblet tetap semangat walaupun tau Tanah Lot sangatlah jauh, sedikit was-was karena jalannya berkelak kelok seperti ular berbisa yang kemudian mematok kepala sipengendara sepeda… loohhhhh koq serem…. Rute yang kita ambil pun jalan raya, hanya satu alasan karena kita tidak tau jalan yang mana lagiiii mesti dilewatin hehehehe😀. Start dari kediaman coblet di Yang Batu, Kita menuju jalan Surapati, Kepundung, Durian tembus di Veteran kemudian kumbakarna tembus Sutomo (Grenceng) selanjutnya Gunung Agung kearah barat sampai Canggu. Setelah 10 menit bersitirahat alias cek point, Semare mulai bergabung dan kita melanjutkan perjalanan menuju Tanah Lot.

“Paek sem???” tanya coblet, “paek”, sahut semare singkat membuat kita mulai meragu. Awal kayuhan kita dimanjakan dengan satu turunan yang tajam ditambah banyolan-banyolan tiada henti sepanjang turunan dan pada akhirnya kita mulai teringat dengan kata mutiara “Dimana ada turunan disana pasti ada tanjakan begitu juga sebaliknya” bahkan kata mutiara itu menjadi lebih ekstrem “1 Turunan 4 Tanjakan”. OMG… benar saja, didepan kita tanjakan sudah menanti ditambah jalan yang berkelak kelok membuat separuh jiwa ini pergi. Tawa riang mulai sirna, percakapan pun terhenti, langit mulai menghitam yang belakangan baru tau ternyata mendung😀. Konsentrasi pada kaki yang mulai gemetar, keringat pun menetes tanpa henti. Melihat Oka didepan rombongan bercita-cita menjadi leader gowes seakan malu kalo berhenti. Coblet pura-pura tenang padahal tulang remuk redam, Semare si Hoaxxx (baca:pembohong) dengan muka merah padam melanjutkan kayuhan dan mungkin menyesal mengeluarkan ucapan “Paek” alias dekat dan tidak mungkin berhenti, karena akan mendapatkan hinaan besar sepanjang hidupnya.

Setelah beberapa saat, sampai juga kita di Tanah Lot…. hore…hore disambut pelepasan balon berwarna warni diiringi marching band dengan pekikan terompet yang keras, lebayyy..😀 Lelah seakan sirna oleh indahnya objek yang terletak di desa Beraban Tabanan ini. Pintu gerbang Tanah Lot pun menjadi saksi bisu kehadiran kita ber-4. Kita mengayuh sepeda diantara ratusan mungkin ribuan para turis baik mancanegara maupun domestik. Kita mulai bernarsis ria mengambil foto dengan latar belakang Pura ditengah pantai serta ribuan orang mengelilinginya. Sambil sesekali berpikir “Akhirnya aku sampai juga” dan tetap tidak percaya. Oka, Semare, Coblet pun tidak kalah narsis berfoto serta duduk santai sambil menikmati pemandangan.

Singkat cerita dan hari sudah malam kita akan kembali ke Denpasar. Tidak lupa kita memasang lampu pada pintil sepeda dengan alasan keamanan supaya kita lebih tampak dijalan yang sudah mulai malam. Tapi setelah lama bercerita, aku baru tau maksud pemasangan lampu itu. Yaitu hanya untuk sekedar GAYA dan memamerkan pada biker-biker lainnya. Ternyata ampuh karena banyak para biker lainnya yang menoleh setiap kita lewat😀 Sebelum ke Denpasar kita juga sempet mampir ke villa lebak milik semare. Lelah tidak tampak karena saking asiknya bercerita. Happy…happyy dan happyy… Bersepeda yang menyenangkan bersama teman-teman lama tanpa ada beban sedikit pun walau sebenernya banyak masalah yang mereka hadapi masing-masing.  Setelah pukul 9 malam, oka bergumam “kita harus pulang guys…”. Ada masalah baru yang munculllll

“HEYYY GUYS, CANGGU – DENPASAR MASIH JAUHHHH…”

One Comment leave one →
  1. coblat permalink
    May 3, 2011 7:14 am

    wkwkwk.. Banyak boong tuh ceritanya,
    Yang bener tuh coblat mengayuh sepeda tanpa beban, ga ada masalah dengan tanjakan, yang jadi masalah adalah: perut lapar, abis check point kehujanan, trus lampu mati (oka si penjual lampu hoax!jual lampu kadaluarsa) hahaha

    Dewa Rama:
    ini cerita berdasarkan kenyataan hehehehe… tp ane paling beneh to oka hoax… masak didiane hidup lampune *penipuan konsumen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: