Skip to content

Catur Muka Cermin Indahnya Kota Denpasar

February 6, 2009

caturmuka1Di penghujung tahun 2008, tepatnya saat acara Gajahmada Town Festival semua kegiatan tertuju pada satu kawasan yaitu sepanjang jalan Gajahmada sampai dengan Bundaran Patung Catur Muka Denpasar. Dinas Pertamanan Kota Denpasar pun tak luput dari kegiatan-kegiatan untuk memperindah pusat Kota Denpasar ini. Mulai dari kebersihan sampai pemasangan aksesori-aksesoris seperti lampu, tanaman, meja taman, kursi taman dll untuk menambah indahnya kota yang menjadi ibukota Bali ini. Tidak terkecuali Patung Catur Muka yang merupakan simbol Kota Denpasar.

Tepat malam tanggal 27 Desember 2008, saya mendapat panggilan khusus untuk datang ke kawasan gajahmada untuk membicarakan masalah video yang akan ditampilkan saat Gajahmada Town Festival (GMTF) tanggal 28 Desember 2008. Disana sudah menunggu tim GMTF antara lain Pak Suwitra (Bos Deva Event Organiser), Bli Yudi dan Laksmi (Panitia dari Dinas Perdagangan). Sambil menyantap beberapa nasi jinggo (nasi khas Denpasar) kita membuka obrolan ringan mengenai GMTF. Posisi kita persis berada di seberang Bank BPD atau disebelah utara Kantor Walikota Denpasar.

caturmuka3Enak buat tempat nongkrong (sebelah utara kantor walikota)

Lampu, meja dan kursi hias seolah beradu memanjakan kita untuk melihat keindahan kawasan Gajahmada. Keindahan itu menambah keinginan kaki ini untuk berjalan menyusuri sepanjang jalan Gajahmada. Saya berjalan dari arah barat menuju ke arah timur. Penutupan setengah jalan Gajahmada membuat kaki ini semakin lincah untuk melangkah. Sampai saya tiba di depan perempatan antara Bank BNI, Bank Mandiri dan Bang BPD menghadap ke timur. Begitu kaget saya melihat dari kejauhan. Patung Catur Muka begitu gagah berdiri tanpa lelah  menemani malam Denpasar yang masih terlihat ramai dilalui kendaraan bermotor.

caturmuka2Indahnya Patung Caturmuka

Patung Catur Muka adalah patung yang memiliki 4 kepala yang melukiskan Dewa Brahma sebagai manifestasi dari Tuhan Yang Maha Esa sebagai pencipta. Merupakan lambang Kota Denpasar yang membedakan 4 arah mata angin. Dilengkapi lampu berwarna menambah keangkeran Patung Catur Muka yang seakan menatap tajam ke setiap manusia yang mencoba memandangnya. Kamera ini tidak henti-hentinya mengabadikan Patung Catur Muka. Dan sampai kapanpun saya akan tetap mengabadikannya.

Mohon Perhatian:

Kalo mau melihat indahnya Patung Catur Muka, sebaiknya datang malam hari. Karena Patung Caturmuka bertambah elok dengan kerlap-kerlip lampu berwarna. Disamping itu karena lalu lintas tidak sepadat siang hari. Selamat mencoba…

2 Comments leave one →
  1. February 15, 2009 6:27 am

    Senang sekali saya bisa parkir di blog ini…. Adem banget blognya….. Ajarin dounk…. He….🙂

    Dewa Rama :
    ah abang bisa aja….. kog ga pernah kumpul2 lagi neh….

  2. February 16, 2009 1:31 am

    Battle CS ?? Gak salah nech ..🙂 . Main DOTA yuck…. (Fajar n eka udah terus latihan nech, tangannya udah gatal..)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: