Skip to content

Tirta Yatra Ke Puncak Sangkur

January 12, 2009

puncak_sangkur1

Di Desa Pakraman Kembang Merta, Kecamatan Baturiti, Tabanan di salah satu bukitnya terdapat pura yang disebut Pura Luhur Puncak Sangkur yang juga disebut Pura Puncak Resi. Mengapa disebut Pura Pucak Sangkur karena pura itu berdiri di Bukit Sangkur. Tirta Yatra ke Pura Luhur Puncak Sangkur dilaksanakan Sabtu, 10 Januari 2009 bareng rombongan Dinas Komunikasi dan Informatika (dulu namanya KPDEKOM) Kota Denpasar dalam rangka perpisahan dengan Bapak I Dewa Made Agung sebagai mantan Kepala KPDEKOM Kota Denpasar.  Yang dipuja di Pura Pucak Sangkur ini adalah Ida Batara Hyang Pasupati atau Batara Siwa. Dengan tanpa banyak mengubah kondisi alas (hutan) disana, menambah keheningan dan keangkeran Pura Puncak Sangkur.

Rombongan tiba sekitar jam 11.00 Wita dengan mengendarai 5 Mobil. Sebelum memasuki areal Pura, kita sudah disuguhi pemandangan yang super indah mulai dari perkebunan sayur dan buah-buahan, aneka tanaman hias sampai indahnya bukit hijau yang masih alami tanpa goresan tangan manusia. Pura Puncak Sangkur dikelilingi oleh hutan belantara karena menurut cerita, di bukit Pucak Sangkur ini dibangun Pura Resi sebagai pertapaan orang suci sebagai Bhagawanta-nya negara. Karena dalam areal yang hening ini para Brahmana dengan sisya kerohaniannya dapat melakukan tapa brata-nya. Melakukan tapa brata merupakan swadharma utama dari para resi. Dengan tapa brata itulah seorang resi akan dapat inspirasi suci menyangkut kehidupan umat manusia di bumi ini.

puncak_sangkur2Hutan belantara yang mengelilingi Pura Puncak Sangkur

Pemujaan terhadap Betara Siwa jelas terlihat di sini, karena sepanjang menuju Pura Utama Puncak Sangkur terdapat pelinggih-pelinggih yang menggambarkan sosok Betara Siwa berupa patung lengkap dengan penjaganya seperti patung berupa macan dan binatang lainnya. Di bukit Puncak Sangkur memang masi ada beberapa binatang yang dilindungi seperti Monyet (kera), Kijang dan beberapa pemangku masih ada yang mengatakan pernah melihat seekor macan mondar-mandir disekitar pura.

puncak_sangkur3Pelinggih Betara Siwa

Kealamian Bukit Sangkur harus tetap dijaga dengan baik. Jangan sampai ada tangan-tangan usil yang ngaku-ngaku sebagai investor yang pada akhirnya merusak keindahan alam ini (ini sedikit curahan hati heheheh..hehehe). Karena kesucian Pura Pura di Bali tidak terkecuali Pura Puncak Sangkur tergantung kepada kita semua.

Informasi Piodalan:

Upacara Pujawali di Pura Luhur Pucak Sangkur ini pada hari Budha Kliwon Sinta yaitu Rerainan Pagerwesi. Pada hari raya ini dipuja Batara Siwa sebagai Sang Hyang Paramesti Guru yaitu memuja Tuhan sebagai Maha Guru alam semesta. Jadinya sesuai dengan yang di Pura Pucak Sangkur yaitu Tuhan sebagai Hyang Siwa Pasupati.

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: