Skip to content

e-Sewaka Dharma : Pelayanan Publik Berbasis TIK

December 2, 2008

e-sewaka dharma

Upaya meningkatkan pelayanan publik menuju layanan prima telah dicanangkan Pemkot Denpasar pada Peringatan HUT ke-14 Kota Denpasar tahun 2006. Tahun 2007 komitmen pelayanan prima kepada masyarakat semakin ditingkatkan dengan menerapkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) pada sektor pelayanan publik. Apalagi memasuki era globalisasi, penerapan teknologi informasi menjadi suatu keharusan, termasuk dalam bidang pemerintahan. Meski menerapkan teknologi modern, namun budaya Bali yang kaya nilai dan filosofi diterapkan dalam pelayanan publik berbasis TIK ini. Pelayanan publik berbasiskan TIK ini dibangun berdasarkan filosofi budaya Bali yang diberi nama e-Sewaka Dharma.

Konsep e-Sewaka Dharma disarikan dari nilai-nilai luhur budaya yang sudah diterapkan para pendahulu masyarakat Bali. Dalam filosofi ini pelayanan publik merupakan kewajiban yang dilandasi spirit pengabdian. Spirit pengabdian yang umum disebut yadnya, merupakan nilai luhur masyarakat Bali dalam melaksanakan aktifitas. Penetapan filosofi budaya ini juga tak lepas dari visi misi Pemkot dalam mewujudkan Kota Berwawasan Budaya. Aplikasi TIK dalam pelayanan publik ini diharapkan dapat mewujudkan pelayanan yang transparan dan akuntable disamping mampu meningkatkan kualitas dalam hal efisiensi dan efektifitas. TIK merupakan tuntutan globalisasi yang membuat pelayanan bersifat transparan dan akuntabel.

Proses perizinan merupakan salah satu wujud aplikasi TIK di Kota Denpasar. TIK membuat setiap pemohon dapat mengetahui persyaratan, lama proses serta biaya yang diperlukan. Bahkan dalam sistem yang kita bangun pemohon dapat melakukan registrasi izin secara online dan mengecek sewaktu-waktu perkembangan proses izinnya melalui internet. Kemudahan yang sama juga dapat ditempuh melalui layanan sms yang bekerjasama dengan operator telekomunikasi. Aplikasi TIK dalam perizinan juga meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelayanan kepada masyarakat. TIK dalam perizinan menjamin kepastian informasi, menghilangkan pungli dan biaya siluman (high cost economy) sehingga diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi investor.

Selain itu untuk menjawab tuntutan masyarakat akan birokrasi yang gesit dan profesional dalam memberikan pelayanan, Pemkot Denpasar telah membangun e-Government. Dalam e-Gov ini seluruh unit/instansi teknis terintegrasi dalam jaringan TIK. Melalui e-Gov ini koordinasi dan komunikasi antar instansi atau pimpinan dengan instansi bisa lebih cepat dan efisien. Pengembangan e-Gov diharapkan dapat memangkas prosedur administrasi birokrasi yang seringkali terkesan lamban dan rumit. Kepala unit bisa memanfaatkan fasilitas chatting untuk berkoordinasi sehingga penanganan pelayanan publik bisa lebih cepat dan efisien, mengurangi administrasi surat-suratan.

Secara global, rancang bangun e-Government Kota Denpasar telah dimulai saat diluncurkannya situs resmi http://www.denpasar.go.id pada tahun 2001, dan pada tahun 2007 ini situs resmi Kota Denpasar berubah menjadi http://www.denpasarkota.go.id sesuai dengan Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika. Upaya meningkatkan layanan publik berbasis TIK ini, dikembangkan dari website yang berhasil meraih beberapa penghargaan ini. Diantaranya, penghargaan Warta e-Gov, Warta Ekonomi, Bubu Award hingga ke tingkat internasional yaitu World Summit Award (WSA). Seluruh jaringan pelayanan publik yang berbasis TIK diintegrasikan melalui situs resmi Pemkot Denpasar ini. Semua pelayanan publik serta informasi tentang Pemkot Denpasar dan jajarannya ada di situs resmi ini.

Dalam sektor kependudukan, penerapan TIK dibangun dalam Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). SIAK diharapkan dapat meningkatkan pelayanan dalam hal kemudahan dan kecepatan. Masyarakat dapat memperpanjang KTP/KK secara online, cukup buka situs resmi http://www.denpasarkota.go.id dan klik layanan KTP online. SIAK juga bertujuan mewujudkan validitas database kependudukan yang diperlukan dalam perencanaan pembangunan.

Teknologi informasi dan komunikasi di dunia pendidikan Kota Denpasar sudah terlaksana dalam program cyberschool (www.cyberschooldps.net). Dalam cyberschool ini seluruh SMP dan SMA/SMK negeri di Kota Denpasar terhubung jaringan TIK. Komunitas sekolah, para pelajar dan guru, dapat menikmati layanan internet gratis. Penggunaan internet dalam bentuk e-Learning dan education centre diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan mereka. Informasi dan pengetahuan di internet seolah tanpa batas. Internet juga melatih masyarakat pendidikan terbiasa dengan TIK yang merupakan salah satu piranti utama globalisasi. Sebagai teknologi komunikasi, cyberschool menghubungkan komunitas sekolah dalam suatu forum diskusi yang dapat dimanfaatkan untuk efisiensi. Mapping seluruh sekolah di Kota Denpasar juga menjadi content cyberschool sebagai panduan bagi para orangtua dan calon siswa.

Dalam hal keamanan dan kegawatdaruratan TIK diterapkan dalam program Safe Community. Jaringan safe community menghubungkan unit pelaksana kegawatdaruratan dan bencana dengan Call Centre dan Radio Pemkot RPKD 91.45 FM sebagai mediatornya. Jika ada kondisi gawat darurat dan bencana semisal kebakaran, banjir, pohon tumbang, laka lantas dan sebagainya tinggal menghubungi call centre di 0361-223333 atau Radio Pemkot di nomor 0361-244444. Untuk mempercepat pelayanan, Pemkot Denpasar menyiapkan unit gawat darurat PMK dan Ambulans di empat penjuru wilayah kota. Selain menangani kondisi gawat darurat dan bencana, Call Centre dan RPKD 91.45 FM juga menjadi mediator keluhan warga Kota Denpasar terkait pelayanan publik melalui layanan Halo Denpasar. Jika ada fasilitas dan pelayanan publik yang tidak berfungsi, masyarakat bisa menyampaikannya ke Halo Denpasar. RPKD – Call Centre akan menghubungi instansi terkait untuk segera menanganinya. Laporan keluhan dan penanganan disampaikan lewat RPKD dan harian Nusa Bali.

Penerapan teknologi IT meningkatkan pelayanan publik juga menyasar bidang ekonomi. Melalui e-Commerce Pemkot Denpasar membangun sistem jaringan informasi, promosi dan akses pasar bagi para pelaku industri dan UKM di Kota Denpasar. Situs http://www.balidenpasartrading.com yang dikelola Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar ini menyajikan beragam produk kerajinan UKM dan industri kecil di Kota Denpasar. Situs ini, sejak diluncurkan pada pada Pebruari hingga Agustus 2007 diakses 28.500 orang. Aplikasi TIK dalam bidang ekonomi kerakyatan ini merupakan fungsi pemerintah untuk memfasilitasi UKM dalam hal percepatan teknologi, promosi dan perluasan akses pasar.

Dalam bidang pelayanan kesehatan, Pemkot Denpasar menerapkan SIK (sistem informasi kesehatan) di puskesmas se-Kota Denpasar. Melalui SIK ini database penduduk miskin penerima Askeskin sudah terekam sehingga mereka dapat menikmati layanan kesehatan dasar tanpa proses berbelit-belit. Melalui SIK inipula diharapkan pelayanan kepada pasien dapat lebih efektif dan efisien. Dari pendaftaran hingga menerima obat sudah terlayani dalam system informasi sehingga memudahkan pelayanan. Selain itu melalui SIK ini database penduduk serta peta yang menggambarkan kesehatan masyarakat dapat diketahui.

One Comment leave one →
  1. December 12, 2008 4:00 am

    Bro udah ada pemenangnya belum??? pengen tahu ni logo yang di menangkan kayak apa hehehehe

    Dewa Rama :
    ini dah pemenangnya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: