Ada Apa Dengan Nusantara IV dan Sakit Leher Yang Ternyata Menular

Nusantara VI-denpasar

Hari ke-4 (28 Mei) di Gedung Nusantara IV DPR RI Jakarta dalam rangka Gelar Anti Korupsi sedikit lengang. Jadi saya putuskan untuk mengabadikan diri ini dengan jepretan kamera hi..hi..hi(ditetapkan sebagai hari narsis sedunia:P).

Ceritanya saya bareng Bli Budhita (teman seperjuangan 5 hari di Ibukota Indonesia) merasa jenuh juga seharian menjaga pameran. Kita memutuskan untuk mengambil gambar di berbagai gedung yang ada di DPR RI. Dengan menggunakan kamera digital standar, kita mengelilingi gedung rakyat dan mengabadikannya satu persatu. Mulai dari narsis diri dengan background air mancur, taman, gedung keong tempat pembacaan sumpah presiden dan pernah diserbu mahasiswa saat menurunkan Soeharto (hihihihihi…enak banget ngasi nama gedung keong:P) dan diakhiri dengan Gedung Nusantara IV. Semuanya heboh dan menyenangkan…

Dari berbagai lokasi, yang menjadi kebanggaan tersendiri adalah saat fotoan di Gedung Nusantara IV. Gedung ini bersebelahan dengan lokasi pameran dan sedikit gelap gulita, ya…karena memang lagi tidak dipergunakan. Karena hampir sebagian gedung yang tersebar di DPR RI hanya digunakan saat event-event khusus. Menuju Nusantara IV, saya harus menaiki beberapa anak tangga yang bersih dan dihiasi karpet merah di kiri kanannya. Tulisan NUSANTARA IV besar terlihat jelas menghiasi tembok putih bersih dan disanalah saya dan Bli Budhita mulai bernarsis ria. Untuk memasuki gedung utama, kita harus melewati pintu terlebih dahulu (saat itu pintu tertutup rapat, so…kita fotoan diluar aja.)

Disinilah awal kejadian seru yang kita berdua alami. Disaat asik mengambil gambar, tiba-tiba dari jauh datang seorang pria memakai baju merah muda atas bawah dan sandal jepit yang menghiasi kakinya.

Bang, dah minta ijin belom?” tanya pria kulit sawo mateng ini.

oooo…cleaning service” pikirku karena melihat seragam yang digunakan.

“Tadi ga ada orang bang, jadi saya fotoan aja” jawab saya sedikit santai.

Bukan begitu, disini agak angker, abang harus minta ijin dulu kalo fotoan” jawab petugas itu dengan wajah yang agak menyeramkan

AHHHH………………….. kaget juga dengerinnya. Tapi perasaan ingin tahu terus menghantui dan petugas itu pun melanjutkan ceritanya. Jadi cerita singkatnya dulu pernah  ada yang fotoan di gedung ini. Tiba-tiba sampai dirumah foto itu tidak ada didalam kamera. Walaupun ada, saat mau dicetak, foto itu  terbakar (gagal cetak coi…). Begitu juga dengan petugas lainnya, saat membersihkan ruangan utama, sering terlihat bayangan-bayangan yang tampak disekeliling gedung. “Arwah Soekarno dan selir-selirnya masih setia menunggu tempat ini” tambah pria asal palembang ini. Jujur, saya sangat percaya adanya kehidupan lain diluar sana. Dengan mulut komat kamit minta ijin didalam hati, saya meneruskan untuk mengambil gambar (kali ini sedikit diliputi rasa was-was karena cerita petugas itu:P).

Petugas itu pun meninggalkan kita berdua dan menuju ke arah pintu utama yang tertutup rapat tadi. “Bang, mau ikut masuk ga? Disini juga bagus kalo fotoan.” Panggil petugas yang sudah mengabdi sekitar 10 tahun lalu. Saya dan Bli Budhita tidak menyia-nyiakan kesempatan dan langsung bergegas ikut masuk.

Nusantara IV-dewaramaFotoan dengan background Nusantara IV

Wauuuuuuuuuuuuu…” kata Bli Budhita saat masuk menuju ruang utama Nusantara IV. Hamparan karpet permadani berwarna hijau terbentang luas menutupi lantai, ditambah background pulau Indonesia di panggung yang sangat megah. Ya…gedung seperti istana raja ini sering digunakan untuk acara pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Indonesia terpilih. Dengan semangat saya mengambil gambar dan tetep…mulut komat kamit meminta ijin dan berharap foto jadi dengan sempurna. Sambil duduk santai (kurang teh hangat dan pisang goreng aja neh…) kita bertiga melanjutkan obrolan seputar keangkeran Gedung Nusantara IV.

Nusantara- IV - BudhitaPilar Nusantara IV yang megah.
Inzet: Bli Budhita bareng abang petugas

Bli Budhita yang saat itu lagi mengalami sakit leher pun merasa tiba-tiba sakitnya mengalami penyembuhan total:P. Seakan lupa dengan sakitnya, dia bebas menoleh ke kanan, ke kiri, dan keatas gedung dan berusaha untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan langka ini.

Ngomong-ngomong tentang sakit leher, Bli Budhita sudah mengalami sejak hari ke -2 di Jakarta. Ntah apa yang menyebabkan, saya sendiri tidak tahu dan hanya bisa tertawa saat gerakan leher Bli Budhita menyerupai robot yang  bergerak hahahahaha:P (peace bli… tapi bukan karena makan cobra kan?  ). Ejekan dan hinaan (hahahahaha) juga sering dilontarkan oleh Mbok Laksmi dan Mbok Ewik (teman seperjuangan di Jakarta dan sama-sama menginap di SPARKS HOTEL). Tidak hanya di hotel, di dalam taxi yang kita tumpangin juga kita ribut masalah sakit leher Bli Budhita (sopir taxi Cuma bisa geleng-geleng kepala, karena tidak paham dengan bahasa yang kita gunakan hahahahahha:P). Begitu seterusnya….

Sampai tiba di hari terakhir, saat jam menunjukkan pukul 08.00 pagi, tiba – tiba terdengar suara telepon dan Bli Budhita segera mengangkatnya.

“HA..HA..HA..HA.. HA:P” Bli Budhita tertawa lebar beberapa saat setelah mengangkat telepon. Saya pun menjadi penasaran, dan mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Ternyata itu telepon dari Mbok Laksmi yang meminta salonpas (sponsor utama Pameran Jakarta hahahaha) untuk mengobati lehernya yang juga sakit. Kesempatan emas buat Bli Budhita untuk membalikkan keadaan setelah beberapa kali kalah dalam dunia pengejekan (bahasa apa tuh pengejekan) Hihihihihihiih….:P

SAKIT LEHER JUGA BISA MENULAR…..hahahahahhaa berhati-hatilah. Di dalam ilmu kedokteran juga belum pernah menjelaskan hal ini.  Karmaphala memang cepet mbok hahahahaha….peace yooo.

Bersama mereka selama 5 hari di Jakarta sangat menyenangkan. Banyak pengalaman berharga dan cerita-cerita lucu yang saya dapatkan. Buat Mbok Laksmi dan Mbok Ewik makasi ya hadiah ulang tahunnya… dan buat Bli Budhita makasi atas segala masukannya. Mudah-mudahan kita bisa menjadi satu team lagi di pameran berikutnya. Mendapatkan anugerah sebagai Stan dengan Pelayanan Terbaik di Gelar Anti Korupsi Jakarta merupakan hasil jerih payah kita bersama dan bukan hanya sekedar liburan (tetap ngasih yang terbaik walau uang saku dipotong hikz…). Tetap kompak ya…I MISS U ALL…

stan-denpasarStan Denpasar “Stan dengan Pelayanan Terbaik”

stan-denpasar-aneStan Denpasar “Mampu Mengikat Hati Seorang Wanita (hahahahah:P)”

Cobra Dimana-Mana dan Satpam Sparks Hotel Yang Sok Tau

Sejak 25 Mei 2009 pukul 20.30 Wib saya sudah di Jakarta. Untuk kedua kalinya dipercaya mendisain stand Pemkot Denpasar. Pertama kali di Batam dalam IT Expo Batam dan Pameran Anti Korupsi di Gedung Nusantara IV DPR RI Jakarta ini. Sangat menyenangkan…:P walau bisa dikategorikan sebagai salah tugas besar yang paling mendadak sepanjang hidup. H-2 baru dikasi tahu untuk mendisain stan dan harus segera  dikirim ke Jakarta. hikzzzz…. lembur…

Kembali berangkat bersamaan dengan beberapa teman satu team sewaktu di Batam seperti Mbok Laksmi dan Mbok Ewik seru abisss… Ditambah Bli Budhita (dinas capil) yang kelihatan kalem tapi ternyata sama parahnya dengan kita-kita hahhahahaha:P (pas checkin di Bandara Ngurah Rai baru tau kalo bli ini adalah anaknya dari catering ternama Warti Buleleng, wauuuuuu… bisa dapat potongan neh, asik….) membuat suasana lebih hidup.

Read More…

Tolong, Beruntung Banget Nasib Ini Coii…

Keberuntungan tidak akan lari kemana“. Mungkin itu kata mutiara super pendek yang saya coba ungkap di tulisan blog kali ini. Gimana nggak coii… mulai dari awal tahun sampai hari ini, keberuntungan selalu menaungi hidup saya dari siang dan malam. Walau sedikit ada kesialan, tapi bisa hitunglah persentasenya 99% beruntung dan sisanya sedikit sial. Uh… jadi takut juga suatu saat untung tidak ditangan.

ngomong-ngomong soal keberuntungan, bermula dari diterima menjadi CPNS, dewarama blog dibaca Bapak dan Ibu Walikota, diijinin pake mobil barunya kakak untuk ngrayain ultah pacar walau sedikit lecet karena ngebentur tembok depan rumah ha.ha.ha.ha:P (untung gak ketahuan… dikit kog lecetnya, sumpah hihihihi), nah yang terakhir kuliner bareng idola saya, Bu Selly di Ryoshi Japanese Restaurant. Nyam…nyam:P.

Read More…

Hati Tenang Karena Ibu Selly

Saya lagi berusaha bangun pagi hari ini, cuma tetap aja ga bisa-bisa. Berangkat ke kantor pun telat dan sudah tentu kesiangan. Nyangkrukkkk…. bahasa keren saat masih di Surabaya saya lakoni bersama-sama temen super edan dan ngobrol kemarin malem ampe pagi plus ditemenin segelas joshua (joss campur susu) dan ditambah satu capuccino dingin dengan gelas super jumbo. Uhhhh… dasar kehidupan malam, nikmatnya sesaat.:P

Tiba dikantor pukul 08.30, parah banget ya heheheh… Mudah-mudahan SK ga dicabut gara-gara ini (SK PNS keluar May….” may be yes may be no” damn…). Belum sempet duduk tenang, saya sudah diperintah ma atasan ke percetakan untuk membawa “brosur malapetaka”. Karena brosur ini, saya sampai 3x datang ke percetakan yang berbeda-beda untuk bisa mencetak 1000 lembar dengan biaya 600 ribu. Uahhhh…. bisa bangkrut neh percetakan kalo mau ngambil ni pekerjaan. Dimana selembarnya paling murah 1500. Ya tinggal dikaliin aja berapa seharusnya kalo nyetak 1000 lembar.:P

Read More…

Masihkah Kau Mencintaiku???

Alda dan Frans adalah sepasang suami istri yang sedang mengalami masalah dalam pernikahannya. Alda yang pernah ketahuan selingkuh mencoba meminta maaf kepada frans yang terlanjur sakit hati tetapi tetap tidak mau menceraikan istrinya tersebut.

“Masihkah Kau Mencintaiku???”, tanya Dian Utami . “Masihhhhhhhhhh”, sahut penonton dengan kompak. Begitulah sedikit gambaran acara reality show terbaru yang mencoba dikemas oleh RCTI sebagai salah satu stasiun televisi terbesar di Indonesia . Acara yang kembali mengumbar kehidupan pribadi sesorang ini merupakan episode perdana yang berkomitmen untuk membantu mencarikan solusi bagi setiap masalah yang dihadapi. Aslikah ini? Atau hanya sebuah rekayasa?

Read More…

Empat Vokalis Membentuk Band

Tidak pernah terbayangkan sebelumnya, empat vokalis dari latar belakang dan warna musik berbeda bisa bergabung dalam satu band dan memberi warna musik yang berbeda.

The Dance Company, grup baru yang berdiri dengan tujuan sekadar bersenang-senang. Kuartet itu diisi oleh Nugie (Mbot) pada drum, Pongki Barata (Wega) dengan bas, Baim (Bebe) pada gitar, dan Ariyo Wahab (Riyo) pada vokal. Dalam band tersebut mereka menggunakan nama kecil mereka.

Hubungan keempat vokalis itu tak hanya sebatas teman. Di luar aktivitas masing-masing, mereka kerap menyempatkan waktu untuk bermain musik bersama. Dari situlah mereka mulai mencipta lagu bersama dan berebut posisi untuk memegang alat musik.

Read More…

LPSE, Antara Pengabdian dan Sindiran

Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) merupakan situs pengadaan barang/jasa secara elektronik (e-procurement) yang memfasilitasi lelang secara elektronik. Pemkot Denpasar mulai aktif menggunakan LPSE sejak tahun 2008 dan di tahun 2009 beberapa paket pekerjaan bernilai diatas 200 juta akan segera di lelangkan.

Siang itu saya dan Pak Tut bertemu diacara pernikahan seorang rekan tepatnya di daerah busungbiu Buleleng. Awal percakapan kita sudah langsung membuka pembicaraan mengenai suka duka menjadi Tim LPSE Kota Denpasar. Sedikit penjelasan, Tim LPSE Kota Denpasar dibentuk dari gabungan beberapa instansi di Denpasar seperti DKP, PU, Kominfo, Pendidikan, RS Wangaya dll. “Saya merasa serba salah, saat membimbing penyedia untuk mengikuti lelang, saya selalu disindir oleh temen-temen. Padahal itu tugas saya sebagai tim LPSE”, buka Pak Tut diawal pembicaraan.

Read More…

Bali Menuju ICT Center Indonesia Timur

ictPerkembangan Information Comunication and Technology (ICT) di Indonesia sangat pesat. Di Indonesia Bagian Barat seperti Pulau Jawa, ICT sudah rata tersebar di beberapa daerah dan sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari rutinitas kerja. Bagaimana dengan Indonesia Bagian Timur? Beberapa daerah sudah mengoptimalkan penggunaan ICT. Walau demikian, perkembangannya tidaklah sedasyat Indonesia Bagian Barat. Informasi mengenai ICT masih perlu ditingkatkan seperti pengadaan pameran komputer dan seminar-seminar teknologi informasi sehingga menambah wawasan masyarakat mengenai ICT. Jika kita bicara potensi, Propinsi Bali sangatlah layak dijadikan ICT Center Indonesia Bagian Timur. Kota Denpasar dan Kabupaten Jembrana sudah mampu bersaing dengan daerah lain melalui perkembangan-perkembangan ICTnya.

Read More…

Dibalik Kesuksesan SBY

sby_demokratWalau belum final perhitungan suara oleh KPU dalam Pileg 2009, tetapi sudah dipastikan kemenangan menjadi milik Parta Demokrat milik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dari Pusat Tabulasi KPU, Partai Demokrat sementara memimpin dengan perolehan 20,6% mengungguli Partai Golkar (14,6%) dan PDIP (14,1%). Ini tak lepas dari sederet tim sukses yang berada dibalik layar kemenangan partai pendukung Presiden RI kita ini. Setidaknya ada 9 tim sukses yang berdiri kokoh di belakang SBY yang secara tidak langsung akan menghantarkan SBY untuk kembali memenangkan Pilpres 2009. Siapa sajakah meraka?

Read More…

Facebook, mulai dilirik Pemkot Denpasar

facebook_01Hampir sebagian pengguna internet di dunia kini  keranjingan Facebook. Sebagai web jejaring sosial, facebook banyak memiliki kelebihan salah satunya adalah sebagai media diskusi diantara pengguna-penggunanya. Dimulai dari obrolan ringan di Warung Subak Denpasar, Bapak Rai Mantra Walikota Denpasar mencetuskan ide untuk melanjutkan diskusi ke dunia maya alias facebook. Bersama para wakil Industri Kreatif Bali untuk santap siang, Pemkot Denpasar menginginkan setiap kebijakan bisa dishare ke masyarakat luas terutama yang peduli dengan Kota Denpasar. Ada beberapa pejabat Pemkot yang aktif menggunakan facebook seperti Bapak Rai Darmawijaya Mantra (Walikota Denpasar), Gde Dharma Duaja (Kepala Dinas Kominfo Denpasar), Dewa Agung (Kepala Bagian Perekonomian Denpasar) dan Nyoman Aryana (Staf Ahli Pemerintahan Denpasar). Read More…